Awas Mudik Bisa Bikin Tekor Lho, Lakukan Ini dari Sekarang

Little baby boy with her muslim mom inside car going for a trip

Pengeluaran untuk pulang ke kampung halaman alias mudik tentu tidak sedikit, walau Anda mendapatkan uang tunjangan hari raya (THR) setara gaji sebulan, keuangan Anda bisa saja berantakan karena aktivitas yang satu ini.

Pengeluaran mudik tentunya bukan cuma perkara tiket dan saja, melainkan ada pengeluaran lain di kampung halaman yang bisa membuat pengeluaran Anda membengkak. Alhasil Anda bisa saja terpaksa menguras tabungan karena hal ini.

Ketika tabungan terkuras, maka dampaknya bisa berbahaya bagi keuangan Anda. Guna mewaspadai hal tersebut, lakukanlah beberapa hal di bawah ini sebelum Anda mudik.

Hitung estimasi pengeluaran mudik sekarang juga

Lakukan perhitungan terhadap seluruh pengeluaran mudik Anda nanti. Mulai dari pengeluaran membeli tiket, bahan bakar, hingga biaya makan maupun bagi-bagi tunjangan hari raya (THR) ke kerabat.

Untuk mempermudah melakukan hal ini, Anda bisa menggunakan acuan yaitu pengeluaran mudik tahun lalu.

Adapun manfaat yang bisa Anda dapat dari menghitung estimasi pengeluaran ini adalah mengetahui berapa besar dana yang bakal Anda keluarkan nantinya untuk mudik.

Cek tabungan Anda

Setelah mengetahui berapa besar estimasi pengeluaran mudik Anda nantinya, langkah selanjutnya adalah memeriksa aset lancar Anda. Aset lancar bisa dikategorikan sebagai aset berupa kas maupun setara kas.

Nilai aset lancar yang ideal adalah 15-20% dari kekayaan bersih (total aset – total utang pribadi).

Pastikan bahwa Anda memiliki aset yang cukup, dan jangan sampai total pengeluaran mudik Anda setara atau bahkan melebihi total aset lancar yang dimiliki. Jika Anda mengalami hal tersebut, itu tandanya pengeluaran mudik Anda sudah melewati batas wajar.

Usahakan sebisa mungkin agar total pengeluaran mudik tidak melebihi 50% dari total aset lancar.

Ingat, gak usah belanja oleh-oleh terlalu banyak

Setelah membuat estimasi pengeluaran mudik dan menghitung aset lancar, Anda masih bisa mengupayakan penghematan pengeluaran dengan cara memotong pengeluaran yang dinilai tidak terlalu penting.

Adapun pengeluaran yang dimaksud biasanya berupa pengeluaran belanja selama di kampung halaman, dan belanja oleh-oleh.

Dana darurat & asuransi mudik

Tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi di kampung halaman Anda. Risiko finansial akan tetap ada dan berpotensi menguras tabungan Anda.

Dana darurat tentu harus tetap tersedia untuk mewaspadai hal-hal yang tak terduga. Sementara itu, pertimbangkanlah untuk membeli asuransi mudik guna mengantisipasi musibah-musibah yang sangat menguras kantong dan datang tanpa prediksi.

Beberapa perusahaan asuransi memiliki produk asuransi yang bisa menanggung beban pengobatan dan memberikan santunan jika kita mengalami musibah kecelakaan, hingga menjamin ganti rugi atas barang-barang pribadi serta kerusakan rumah yang ditinggalkan saat mudik.

Dengan ini, perjalanan mudik Anda bukan hanya hemat melainkan juga aman secara finansial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*