Tangan Kanan Kapolda Metro Jaya Buru Debt Collector yang Viral, Profil Kombes Hengki Haryadi

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Hengki Haryadi mengungkap perkembangan kasus mafia tanah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin, 18 Juli 2022. TEMPO/Moh Khory Alfarizi

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan kegeramannya atas aksi debt collector yang membentak dan berlaku kasar terhadap Aiptu Evin Susanto, anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas Polri yang menengahi perkara mereka dengan selebgram Clara Sinta.

“Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme. Kami akan tangkap, kami kejar dan kami tindak tegas setiap aksi aksi premanisme di DKI Jakarta,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi bergerak cepat mengikuti komando Kapolda Metro dengan menangkap tiga penagih utang atau debt collector dan tujuh preman dari dua kelompok yang berbeda.

“Komplotan preman dari dua kelompok kini menjadi tersangka, ditahan di Polda Metro Jaya,” kata Hengki Haryadi di Jakarta, Kamis, 23 Februari 2023. Menurutnya, debt collector juga tidak dibenarkan main cegat, main sikat dan rampas kendaraan di jalan. Ada mekanisme hukum yang diatur dalam undang-undang.Gerak cepat Kombes Hengki Haryadi termasuk mengejar pelaku sampai Saparua Ambon.

Profil Kombes Pol Hengki Haryadi

Kombes Pol Hengki Haryadi yang berada di garda depan melawan premanisme, termasuk aksi kekerasan debt collector atas perintah Kapolda Irjen Fadil Imran, mendapat sorotan. Begini profilnya.

Pertanggal 13 April 2022, Kombes Pol Hengki Haryadi diangkat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimun) Polda Metro Jaya. Keputusan tersebut tercantum pada Surat Telegram Kapolri dengan nomor ST/747/IV/KEP/2022.

Dilansir dari website Humas Polri, jabatan baru Dirkrimun  Polda Metro Jaya resmi diduduki Kombes. Pol Hengki Haryadi setelah usai melaksanakan upacara serah terima yang dipimpin Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Fadil Imran. Pelantikan tersebut digelar di Gedung Promoter Polda Metro Jaya pada Jumat, 13 Mei 2022.

Sosok Hengki Haryadi bukan orang baru di Polda Metro Jaya. Pria yang dibesarkan di Kota Metro, Lampung ini cukup malang melintang di Koprs Kepolisian ibu kota. dikutip dari Universitas Stekom Pusat Semarang, berikut rekam dan jejaknya:

Kehidupan awal 

Bernama lengkap Komisaris besar (Kombes). Pol. Hengki Haryadi, S.I.K., M., merupakan alumni Akademi Kepolisian tahun 1996.  Hengki dilahirkan dari pasangan R. Tjoek Soekotjo dan Sri Murtini pada 16 Oktober 1974 di Palembang.

Kombes. Pol Hengki menempuh pedidikan dasar di SD Xaverius Metro dan lanjut ke pendidikan menengah pertama di SMPN 1 Metro hingga tahun 1987. Setelah itu, ia menduduki SMA Taruna Nusantara asal Lampung dan menyelesaikannya pada tahun 1993.

Saat duduk dibangku SMA atau tepatnya tahun 1991, Komes. Pol Hengki menyabit sebagai komandan Paskibraka pada peringatan kemerdekaan Indonesia di Istana Negara. Tahun 1993 Hengki kemudian masuk di Akademi Kepolisian dan lulus di tahun 1996. Ia lalu mempersunting Duma Intan Karenina kemudian dikarunai 4 orang anak, yaitu 1 laki-laki dan 3 perempuan.

Karier Hengki Haryadi

Calon jenderal bintang satu ini sangat anti terhadap premanisme. Ia memulai perjalanan kariernya setelah menyelesaiakan akademi kepolisiannya. Jabatan pimpinan pertama kali yang diemban Kombes. Pol hengki berada Lampung. Ia sangat piawai dalam satuan reserse, sehingga ditempatkan di Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulangbawang.

Selanjutnya Kombes. Pol Hengki dimutasi menjadi Kapolsek Teluk Betung Selatan, lalu berpindah tugas menjadi Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung dan terakhir memegang Kanit Jatanras Polda Lampung. Sebelum Dimutasi ke Polda Metro Jaya, Kombes. Pol Hengki sempat bertugas di Polres Dili, Kemudian dipindahkan ke Jawa Barat sebagai Wakapolsek Lengkong, Polresta Bandung Tengah.

Pada 2010, Kombes. Pol Hengki mulai ditarik ke Kota Metropolitan DKI Jakarta. Jabatan hengki pertama Kali di ibu kota adalah Kapolsek Metro Gambir dan berlanjut  menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat. Oktober 2017 hingga 2020 beliau pernah menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Selama di Polres Jakarta Barat, ia berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol hingga premanisme yang meresahkan di Ibu Kota. Salah satunya berhadapan dengan preman besar Tanah Abang atau sering kita kenal dengan nama Hercules. Hercules atau Rasio de marshall berhasil di bekuk pada 2013 karena kerap memeras dan melakukan tindakan kekerasan kepada masarakat Kebun Jeruk.

Usai berhadapan dengan Hercules, ia juga mengungkap kasus-kasus narkoba mulai dari produksi secara rumahan hingga jaringan internasional. Pertengahan 2019 Polres Metro Jakarta Barat berkolaborasi dengan DEA untuk mengungkap sindikat narkoba Amerika – Cina – Indonesia, hingga memperoleh penghargaan leadership dalam investigasi.

Belum genap setahun menjabat tugas sebagai Dirkrimun Polda Metro Jaya,  Kombes Pol Hengki sudah banyak menyelesaikan kasus-kasus besar, diantaranya adalah Penangkapan tokoh utama khilafatul muslimin yang bercita cita merubah pancasila dan UUD 45. Memberantas mafia tanah yang melibatkan para pejabat BPN, lalu mengungkap sejumlah kasus seperti pembunuhan berencana serta kasus mutilasi dengan metode kolaborasi interprofesi da mengedepankan scientific crime investigation. Terakhir mengungkap kasus pencurian bermotor dan lainnya dengan total tersangka 164 tersangka melalui operasi sikat jaya.

Riwayat Jabatan
– Pamapta Polres Dili (1997-1998)
– Kasat Lantas Polres Manatuto (1998-1999)
– Kasat Lantas Polres Dili (1999)
– Wakapolsek Lengkong (1999-2001)
– Kasat Lantas Polres Garut (2001-2002)
– Pama Polda Lampung (2002-2004)
– Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang (2004-2005)
– Kapolsek Teluk Betung Selatan (2005-2006)
– Kasat Reskrim Poltabes Bandar Lampung (2006-2008)
– Kanit III Sat I Ditreskrim Polda Lampung (2008-2010)
– Pamen Polda Metro Jaya (2010)
– Kasubbag Kermalat Bagbinlat Ro Ops Polda Metro Jaya (2010-2011)
– Kapolsek Metro Gambir (2011)
– Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat (2011-2012)
– Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat (2012-2014)
– Kapolres KP3 Tanjungpriok (2014-2016)
– Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016)
– Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri (2016-2017)
– Kapolres Metro Jakarta Barat (2017-2019)
– Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2019-2020)
– Kapolres Metro Jakarta Pusat (2020-2022)
– Dirreskrimum Polda Metro Jaya (2022-sekarang)

Mutasi Polri: Kombes Mukti Juharsa Diangkat jadi Dirnarkoba Bareskrim

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mukti Juharsa. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram bernomor ST/498/II/KEP./2023 tentang mutasi Polri pada hari ini Ahad, 26 Februari 2023. Direktur Tindak Pidana Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mukti Juharsa diangkat menjadi Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri.

“Kombes Pol Mukti Juharsa Dirresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri,” tulis dalam surat telegram tersebut yang ditandatangani oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono.

Pengganti Mukti di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya adalah Komisaris Besar Hengki. Jabatan Hengki terakhir kali adalah Kapolres Bekasi Kota.

Sedangkan posisi Kapolres Bekasi Kota kini diemban oleh Komisaris Besar Dani Hamdani. Sebelumnya, Dani merupakan Analis Kebijakan Madya Bidang Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.

Jejak karier Mukti Juharsa

Selama Mukti menjabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, kasus besar yang pernah dia tangani adalah penangkapan Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Teddy Minahasa Putra. Jenderal bintang dua itu diduga memerintahkan eks Kapolres Bukittinggi Sumatera Barat Dody Prawiranegara untuk menukar sabu dengan tawas.

Kasus tersebut kini masih dalam proses sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Tiga orang polisi lainnya dan tiga orang warga sipil terlibat dalam perdagangan lima kilogram sabu yang sudah ditukar dari Polres Bukittinggi pada 14 Juni 2022.

Selain itu, kasus lain saat dia menjabat adalah penangkapan Komisaris Besar Polisi Yulius Bambang Karyanto. Dia kedapatan mengonsumsi sabu dan mengajak warga sipil lain untuk menikmati bersama-sama.

Jabatan terakhir Yulis adalah Kepala Sub Direktorat Fasilitas, Pemeliharaan dan Perbaikan Direktorat Polisi Air dan Udara Korps Kepolisian Perairan dan Udara Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri. Kini dia juga telah dimutasi sebagai perwira menengah Pelayanan Markas Polri.

Kemudian beberapa kasus lain seperti peredaran puluhan hingga ratusan kilogram sabu hingga penangkapan selebriti pernah ditangani selama masa kepemimpinan Mukti Juharsa. Selain itu, dia juga pernah mengultimatum bandar narkoba Kampung Bahari di Jakarta Utara, Alex Alrbert alias Alex Bonpis, agar menyerahkan diri.

Hasilnya adalah Alex ditangkap dan rencananya akan dimiskinkan setelah putusan pengadilan. Bandar narkoba itu ternyata sebagai pembeli satu kilogram sabu yang diduga jaringan Teddy Minahasa.

Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Akses Jalan Bhayangkara Serpong Tergenang Banjir

Genangan banjir di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pondok Jagung, Kota Tangerang Selatan menyebabkan kendaraan tersendat, Senin, 27 Februari 2023. (TEMPO/Muhammad Iqbal)

Hujan deras yang melanda wilayah Tangerang sejak kemarin membuat Jalan Bhayangkara, Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara tergenang. Genangan tersebut membuat arus lalu lintas tersendat.

Wilayah yang menghubungkan antara Kota Tangerang dan Tangerang Selatan ini kerap tergenang jika hujan turun. Saluran air atau drainase yang buruk membuat jalan ini menjadi langganan banjir.

Warga sekitar Nuryadi mengatakan sejak dahulu wilayah ini menjadi langganan banjir.

“Disini kalau hujan pasti tergenang. Kadang lumayan tinggi, tadi subuh juga lumayan tinggi,” ungkapnya saat dijumpai TEMPO di lokasi, Senin 27 Februari 2023.

Saluran air yang buruk menjadi faktor utama genangan kerap muncul. Padahal, pemerintah sudah melakukan pelebaran jalan.

“Harusnya kan kalau jalan sudah dilebarin bisa bagus salurannya, ini mah sama aja,” sebutnya.

Pria ini mengatakan, jika banjir menggenang tidak sedikit kendaraan yang mogok karena mesinnya mati.

“Sering di situ mah motor mati. Saya sih berharap saluran airnya bisa dibenerin,” ujarnya.

Seorang pengendara motor, Riana mengeluhkan genangan banjir yang kerap membuat jalan tersebut tersendat. “Sering macet. Padahal jalannya sudah lebar begini, tapi kalau menggenang di  jam sibuk ya pasti macet,” ujarnya.

Dia berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan bisa sigap menyikapi persoalan banjir yang kerap terjadi saat hujan di wilayah ini. “Harus bisa di tangani. Selain di sini juga ada beberapa wilayah yang memang sering banget tergenang.”

Prediksi Cuaca Hari Ini, Hujan di Sebagian Jabodetabek hingga Selasa Dinihari

Ilustrasi hujan di Jakarta. TEMPO/Frannoto

Prediksi cuaca hari ini untuk Jakarta dan sekitarnya menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) adalah mendung dan hujan di beberapa wilayah. Pada pagi hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diguyur hujan intensitas ringan.

“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kep. Seribu dan Jakut pada pagi dan dinihari,” demikian peringatan dini cuaca di laman resmi BMKG, Senin, 27 Februari 2023.

Cuaca Jakarta pada siang hari diperkirakan berawan tebal, hujan ringan diperkirakan akan turun di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Awan tebal diprediksi masih menyelimuti DKI Jakarta pada Senin malam. Hujan intensitas ringan diperkirakan akan terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Pada Selasa dinihari, hujan ringan akan terjadi di sebagian besar wilayah Ibu Kota. Diprediksi hujan akan mengguyur Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Meski sempat diguyur hujan pada Senin pagi, prakiraan cuaca untuk kawasan Bogor, Depok dan Bekasi pada siang hingga malam nanti diperkirakan berawan. Hujan ringan diprediksi akan turun merata di semua kawasan Bodebek pada Selasa dinihari.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca yaitu waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan terjadinya angin kencang pada pagi, siang hingga malam hari di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi.

Prediksi cuaca hari ini untuk wilayah Kota Tangerang, Serpong dan Tigaraksa, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi pada Senin siang. Cuaca pada malam hingga dinihari diperkirakan berawan hingga berawan tebal.

Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan, Gelombang Ekstrem, Siaga 20 Provinsi

Ilustrasi cuaca mendung berpotensi turun hujan. Kredit: ANTARA

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk Senin, 27 Februari 2023, dengan sebagian wilayah Indonesia akan dilanda hujan dan gelombang ekstrem. BMKG juga mengeluarkan status siaga untuk beberapa provinsi.

Hujan berpetir diperkirakan terjadi di Yogyakarta, Jambi, Surabaya, Banjarmasin dan Pekanbaru. Hujan lebat kemungkinan terjadi di Ternate, Manado dan Padang.

Hujan intensitas sedang kemungkinan terjadi di Bengkulu, Pontianak, Tarakan, Mataram dan Makassar. Hujan dengan intensitas ringan kemungkinan terjadi di Denpasar, Serang, Jakarta Pusat, Gorontalo, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Ambon, Kupang, Jayapura, Manokwari, Mamuju, Kendari dan Palembang.

BMKG memantau adanya pusat tekanan rendah di Australia bagian utara yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi memanjang di Australia bagian utara serta menginduksi peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot atau low level jet memanjang dari perairan selatan Nusa Tenggara hingga Laut Timor.

Sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Sumatra Utara yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Aceh. Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di pesisir barat Sumatra bagian selatan, dari Banten hingga Jawa Tengah, dari Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Juga dari Bali hingga Nusa Tenggara, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan, dari Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara, dari Papua Barat hingga Papua.

Selain itu terdapat daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga selatan Jawa-Bali, Laut Jawa hingga Laut Flores, dan dari Laut Banda hingga Laut Arafuru.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar pusat tekanan rendah/sirkulasi siklonik, low level jet dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.

Suhu udara berkisar 19-33 derajat Celcius dengan suhu terendah di Bandung, sedangkan suhu tertinggi di Denpasar dan Gorontalo.

BMKG mengeluarkan prakiraan berbasis dampak hujan lebat dengan status siaga di Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, NTT, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua.

Gelombang Ekstrem

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari utara-timur dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari barat daya-barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5-30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Selat Sunda, perairan selatan Banten-Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Banten-Jawa Barat, Laut Arafuru, perairan Kepulauan Babar-Tanimbar

Gelombang ekstrem di kisaran 6 -9 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara.

Sosok Komjen Ahmad Dofiri, Hakim Etik yang Pecat Ferdy Sambo Kini Jadi Irwasum Link Artikel

Komjen Ahmad Dofiri

Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, Ahmad Dofiri baru saja menjalani rotasi dan mutasi dengan menduduki jabatan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri itu akan menggantikan Komjen Polisi Agung Budi Maryoto yang sudah memasuki masa pensiun.

Nama Komjen Ahmad Dofiri sebelumnya mencuat saat memimpin sidang etik Ferdy Sambo. Pada saat itu, sidang etik berakhir dengan dipecatnya Ferdy Sambo dari Polri atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Lantas, siapa sosok Komjen Ahmad Dofiri? Simak artikel selengkapnya berikut ini.

Ahmad Dofiri merupakan pria kelahiran 4 Juni 1964 dan seorang perwira tinggi Polri sejak 31 Oktober 2021. Sebelumnya ia memegang jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

Menjadi perwira tinggi Polri, Ahmad Dofiri dulunya merupakan lulusan terbaik Akpol Angkatan 1989 dan berpengalaman di bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Sementara, jabatan terakhir jenderal bintang tiga tersebut adalah sebagai Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat